Yuk Simak! Cara Membedakan Daging Sapi Murni Vs. Daging Oplosan

Yuk Simak! Cara Membedakan Daging Sapi Murni Vs. Daging Oplosan
November 15, 2018 johanes fitra

Yuk Simak! Cara Membedakan Daging Sapi Murni Vs. Daging Oplosan

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan hidangan bakso. Bakso adalah makanan yang terbuat dari daging yang dibentuk bulat-bulat lalu disiram dengan kuah hangat yang biasanya dipadukan dengan mie, bihun, sayur, dan bahan-bahan pelengkap lainnya. Bakso juga terbuat dari daging sapi, ayam, ikan, dan bahan-bahan lainnya.

Kita cari tahu yuk cara membedakan daging sapi dengan daging babi atau celeng. Berikut adalah beberapa tipsnya seperti yang dilansir oleh voa-islam.com

1. Warna daging sapi yang lebih berwarna pekat

Warna daging babi lebih pucat dari daging sapi. Warna daging babi mendekati warna daging ayam. Namun perbedaan ini tak dapat dijadikan pegangan utama, karena warna pada daging babi oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi. Meski demikian, kamuflase ini dapat dihilangkan dengan perendaman dengan air selama beberapa jam. Selain itu, ada bagian tertentu dari daging babi yang warnanya mirip sekali dengan daging sapi sehingga sangat sulit membedakannya.

2. Daging sapi lebih padat dan berserat

Dari segi serat perbedaan terlihat dengan jelas antara kedua daging ini. Pada sapi, serat-serat daging tampak padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas. Sedangkan pada daging babi, serat-seratnya terlihat samar dan sangat renggang. Perbedaan ini semakin jelas ketika kedua daging direnggangkan secara bersamaan.

3. Lemak daging sapi lebih padat dan menempel pada daging

Perbedaan terlihat sangat jelas antara kedua daging tersebut. Pada sapi, lemak ada yang tampak padat dan sebagian lagi berbentuk serat yang menempel pada daging. Sedangkan pada daging babi, gumpalan lemak terkumpul pada ruas yang tertentu dan berlapis.

4. Tekstur daging sapi lebih padat dan keras

Ketika kita memegangnya pun sudah terasa perbedaan yang nyata antara keduanya. Daging babi sangat kenyal dan mudah direkahkan, sementara daging sapi terasa padat dan keras sehingga cukup sulit untuk diregangkan.

5. Aroma daging sapi khas dan berbeda dengan daging lainnya

Daging babi memiliki aroma khas, sementara aroma daging sapi adalah anyir seperti yang telah diketahui semua masyarakat. Sayangnya kemampuan membedakan melalui aromanya ini membutuhkan latihan yang berulang-ulang karena memang perbedaannya tidak terlalu signifikan. Jadi agak sedikit susah bagi kita yang belum pernah sama sekali mencium bau daging babi.

6. Lokasi penjualan

Lokasi penjualan dilakukan di tempat yang kurang dapat dipercaya, oleh karena itu belilah daging sapi produk dari Bonanza (hyperlink ke bagian penjualan daging sapi atau email admin). Sapi Bonanza dibesarkan di peternakan milik sendiri di Lampung. Proses pemberian pakan ternak dikontrol secara ketat, serta pemotongannya dilakukan sesuai dengan kelayakan proses halal. Jadi para beef-lovers tidak perlu takut mendapatkan daging oplosan atuapun non-halal saat pembelian.

Comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*