Kamu Steak Lovers? Hal ini perlu kamu ketahui!!!

Kamu Steak Lovers? Hal ini perlu kamu ketahui!!!
July 9, 2020 admin
In News

Hi Bonanza Lovers…

Apa kabar hari ini? gimana? udah kangen steak ala restaurant belum?

Steak merupakan salah satu kuliner dari olahan daging yang menjadi favorit semua orang. Ini sih khusus pecinta steak ya? Meskipun makanan yang biasanya menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya sering kali dianggap sebagai makanan kalangan atas karena harganya yang tidak murah.

Selama karantina dirumah karena adanya pandemi covid-19, hampir semua restaurant di tutup demi mencegah penyebaran virus covid-19. Rasanya kangen dengan steak ala restaurant. Gausah panik gausah bingung kalian bisa kok bikin steak ala rumahan versi kamu.

Eeeits, tapi semuanya harus perlu di perhatikan yaa dari segi tingkat kematangan dagingnya, karena berbagai macam tingkat kematangannya, tiap tingkat kematangan punya taste dan tekstur yg berbeda pastinya, sama dengan selera kamu pasti berbeda-beda bukan?

Apa aja sih tingkat kematangan saat memasak daging steak?

Yuk simak penjelasan dibawah ini dari Bonanza Beef  :

1. Rare

Kalau steak dengan tingkat kematangan rare, hanya matang di bagian luarnya saja. Sekitar 80% bagian dalamnya masih berwarna merah. Untuk mendapatkan tingkat kematangan ini, daging di bagian dalam harus berada pada suhu sekitar 48 – 50°C.  Nah, tingkat kematangan rare ini yang biasanya paling diminati oleh bule-bule karena mereka menganggap dagingnya super lembut dan juicy.  

2. Medium Rare

Tingkat kematangan medium rare mirip seperti rare. Hanya saja daging yang sudah matang lebih banyak. Kalau dibandingkan dengan rare, sekitar 60% saja daging bagian dalamnya yang masih berwarna merah. Istilahnya steak setengah matang. Dengan termometer makanan, daging bagian dalam medium rare harus bersuhu 55-60°C. Tekstur dagingnya juga juicy dan lembut. Tingkat kematangan yg satu ini masih di minati oleh bule – bule prancis, biasanya makan steak medium rare ini dengan salad.

3. Medium

Tingkat kematangan medium inilah yang menjadi standar kelezatan daging steak di berbagai negara. Tekstur daging tentunya sudah tidak se-juicy rare atau medium rare lagi ya. Daging steak medium punya warna cokelat lebih banyak dan hanya sedikit saja warna pink di dalam, mungkin sekitar 40%. Kalau menurut pecinta steak yang orang asli Indonesia, tingkat kematangan steak ini jadi tingkat paling favorit dan enak untuk menikmati steak. Biasanya daging dalamnya kalau diukur akan bersuhu 60-65°C. 

4. Medium Well

Nah, Tingkatan medium well biasanya adalah tingkat yang mulai bisa ditolerir di lidah orang Indonesia pada umumnya. Dagingnya sudah hampir matang seluruhnya, tapi masih terasa sedikit juicy. Masih ada sedikit warna pink di dalamnya, sekitar 20%. Biasa daging dalam akan bersuhu sekitar 65-69°C kalau diukur dengan termometer makanan. Warna pada daging inin lebih cokelat di banding tingkat kematangan medium. 

5. Well Done

Buat kamu suka makan steak dengan tingkat kematangan yang sempurna alias benar-benar menyeluruh, well done-lah pilihannya. Kamu nggak akan menemukan sedikit pun rona merah di bagian dalam. Tekstur daging tentunya jadi lebih keras dan sudah tidak juicy lagi, karena semua lemak sudah terpanggang habis. Kalau dari segi penampilan, warna sudah pasti cokelat dan agak kering. Biasanya daging dalam akan bersuhu sekitar 70-90°C.  

Well, sudah jelas kan mengenai jenis-jenis tingkat kematangan steak  yang bisa dipilih. Jadi besok-besok nggak perlu bingung lagi kalau mau memilih tingkat kematangan mana yang paling cocok di lidah kamu?

Tapi balik lagi ke selera masing-masing ya. Happy steak hunting!

Sumber : https://resepkoki.id/5-tingkat-kematangan-steak/

Comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*